Select Menu

Favourite

INDONESIA

" });

Wisata

Julianto

Education

Text Widget

Hidup tanpa mempunyai TUJUAN sama seperti " Layang-layang putus" Miliki tujuan dan PERCAYALAH anda dapat mencapainya.

Orang yang gagah perkasa itu bukan orang yang bertubuh kekar melainkan orang yang mampu mengendalikan emosinya ketika marah.

Hargai apa yang kamu miliki saat ini. Kebahagiaan tak akan pernah datang kepada mereka yang tak menghargai apa yang telah dimiliki.

Hidup ini pilihan. Apapun yang membuatmu sedih, tinggalkanlah...tanpa rasa takut akan hilangnya kebahagiaan di masa depan.

Pictures

Business

Video

Find Us On Facebook

Travel

Fashion

Video Of Day

my family

my family

The Best Insting

The Best Insting

Download

Blockquote

Unordered List

Slider

Recent Videos

Movies

  • Latest News

    News

    Follow by Email

    Games

    Music

    Culture

    Transportasi Tradisional

    Rumah Adat

    Bali

    Pantai

    Seni Budaya

    Kuliner

    » »Unlabelled » Marasmus


    PEBI JULIANTO 03.23 0

    Penatalaksanaan Perawatan Khusus
    Hal – hal yang harus dilakukan dalam rangka penatalaksanaan post – operatif dan penilaian neurologis adalah sebagai berikut :
    1) Post – Operatif : Jangan menempatkan klien pada posisi operasi.
    2) Pada beberapa pemintasan, harus diingat bahwa terdapat katup (biasanya terletak pada tulang mastoid) di mana dokter dapat memintanya di pompa.
    3) Jaga teknik aseptik yang ketat pada balutan.
    4) Amati adanya kebocoran disekeliling balutan.
    5) Jika status neurologi klien tidak memperlihatkan kemajuan, patut diduga adanya adanya kegagalan operasi (malfungsi karena kateter penuh);gejala dan tanda yang teramati dapat berupa peningkatan ICP.
    Hidrocephalus pada Anak atau Bayi
    Pembagian :
    Hidrosephalus pada anak atau bayi pada dasarnya dapat di bagi dua (2 ) ;
    1. Kongenital
    Merupakan Hidrosephalus yang sudah diderita sejak bayi dilahirkan, sehingga ;
    - Pada saat lahir keadaan otak bayi terbentuk kecil
    - Terdesak oleh banyaknya cairan didalam kepala dan tingginya tekanan intrakranial sehingga pertumbuhan sel otak terganggu.
    2. Di dapat
    Bayi atau anak mengalaminya pada saat sudah besar, dengan penyebabnya adalah penyakit – penyakit tertentu misalnya trauma, TBC yang menyerang otak dimana pengobatannya tidak tuntas.
    Pada hidrosefalus di dapat pertumbuhan otak sudah sempurna, tetapi kemudian terganggu oleh sebab adanya peninggian tekanan intrakranial.Sehingga perbedaan hidrosefalus kongenital denga di dapat terletak pada pembentukan otak dan pembentukan otak dan kemungkinan prognosanya..
    Penyebab sumbatan ;
    Penyebab sumbatan aliran CSF yang sering terdapat pada bayi dan anak – anak ;
    1. Kelainan kongenital
    2. Infeksi di sebabkan oleh perlengketan meningen akibat infeksi dapat terjadi pelebaran ventrikel pada masa akut ( misal ; Meningitis )
    3. Neoplasma
    4. Perdarahan , misalnya perdarahan otak sebelum atau sesudah lahir.
    Berdasarkan letak obstruksi CSF hidrosefalus pada bayi dan anak ini juga terbagi dalam dua bagianyaitu :
    1. Hidrosefalus komunikan
    Apabila obstruksinya terdapat pada rongga subaracnoid, sehingga terdapat aliran bebas CSF dal;am sistem ventrikel sampai ke tempat sumbatan.
    2. Hidrosefalus non komunikan
    Apabila obstruksinya terdapat terdapat didalam sistem ventrikel sehingga menghambat aliran bebas dari CSF.
    Biasanya gangguan yang terjadi pada hidrosefalus kongenital adalah pada sistem vertikal sehingga terjadi bentuk hidrosefalus non komunikan.
    Manifestasi klinis

    1. Bayi ;
    - Kepala menjadi makin besar dan akan terlihat pada umur 3 tahun.
    - Keterlambatan penutupan fontanela anterior, sehingga fontanela menjadi tegang, keras, sedikit tinggi dari permukaan tengkorak.
    - Tanda – tanda peningkatan tekanan intrakranial;

    • Muntah

    • Gelisah

    • Menangis dengan suara ringgi

    • Peningkatan sistole pada tekanan darah, penurunan nadi, peningkatan pernafasan dan tidak teratur, perubahan pupil, lethargi – stupor.
    - Peningkatan tonus otot ekstrimitas
    - Tanda – tanda fisik lainnya ;

    • Dahi menonjol bersinar atau mengkilat dan pembuluh – pembuluh darah terlihat jelas.

    • Alis mata dan bulu mata ke atas, sehingga sclera telihat seolah – olah di atas iris.
    • Bayi tidak dapat melihat ke atas, “sunset eyes”

    • Strabismus, nystagmus, atropi optik.

    • Bayi sulit mengangkat dan menahan kepalanya ke atas.

    2. Anak yang telah menutup suturanya ;

    Tanda – tanda peningkatan tekanan intrakranial :

    - Nyeri kepala

    - Muntah

    - Lethargi, lelah, apatis, perubahan personalitas
    - Ketegangan dari sutura cranial dapat terlihat pada anak berumur 10 tahun.
    - Penglihatan ganda, kontruksi penglihatan perifer
    - Strabismus
    - Perubahan pupil.
    1.

    «
    Next
    Posting Lebih Baru
    »
    Previous
    Posting Lama

    Tidak ada komentar

    Leave a Reply