Select Menu

Favourite

INDONESIA

" });

Wisata

Julianto

Education

Text Widget

Hidup tanpa mempunyai TUJUAN sama seperti " Layang-layang putus" Miliki tujuan dan PERCAYALAH anda dapat mencapainya.

Orang yang gagah perkasa itu bukan orang yang bertubuh kekar melainkan orang yang mampu mengendalikan emosinya ketika marah.

Hargai apa yang kamu miliki saat ini. Kebahagiaan tak akan pernah datang kepada mereka yang tak menghargai apa yang telah dimiliki.

Hidup ini pilihan. Apapun yang membuatmu sedih, tinggalkanlah...tanpa rasa takut akan hilangnya kebahagiaan di masa depan.

Pictures

Business

Video

Find Us On Facebook

Travel

Fashion

Video Of Day

my family

my family

The Best Insting

The Best Insting

Download

Blockquote

Unordered List

Slider

Recent Videos

Movies

  • Latest News

    News

    Follow by Email

    Games

    Music

    Culture

    Transportasi Tradisional

    Rumah Adat

    Bali

    Pantai

    Seni Budaya

    Kuliner

    » »Unlabelled » Kanker paru-paru


    PEBI JULIANTO 05.58 0

    KATA PENGANTAR

    Syukur Alhamdulillah kami ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah Kebutuhan Dasar Manusia dengan judul “ Kanker Paru-paru ”
    Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini. Semoga jasa baik semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini mendapat imbalan dari Allah SWT.
    Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu Kami mengharapkan masukan baik dari para pembaca sekalian.
    Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.




    Belui, 23 April 2009

    Pebi Julianto








    KANKER PARU-PARU
    Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan, terutama asap rokok.
    Menurut World Health Organization (WHO), kanker paru merupakan penyebab kematian utama dalam kelompok kanker baik pada pria maupun wanita. Sebagian besar kanker paru-paru berasal dari sel-sel di dalam paru-paru; tetapi kanker paru-paru bisa juga berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang menyebar ke paru-paru.
    Lebih dari 90% kanker paru-paru berawal dari bronki (saluran udara besar yang masuk ke paru-paru), kanker ini disebut karsinoma bronkogenik, yang terdiri dari:
    1. Karsinoma sel skuamosa
    2. Karsinoma sel kecil atau karsinoma sel gandum
    3. Karsinoma sel besar
    4. Adenokarsinoma
    Karsinoma sel alveolar berasal dari alveoli di dalam paru-paru. Kanker ini bisa merupakan pertumbuhan tunggal, tetapi seringkali menyerang lebih dari satu daerah di paru-paru.
    Tumor paru-paru yang lebih jarang terjadi adalah:
    1. Adenoma (bisa ganas atau jinak)
    2. Hamartoma kondromatous (jinak)
    3. Sarkoma (ganas)
    Limfoma merupakan kanker dari sistem getah bening, yang bisa berasal dari paru-paru atau merupakan penyebaran dari organ lain. Banyak kanker yang berasal dari tempat lain menyebar ke paru-paru. Biasanya kanker ini berasal dari payudara, usus besar, prostat, ginjal, tiroid, lambung, leher rahim, rektum, buah zakar, tulang dan kulit.
    Tahukah Anda Perempuan perokok lebih rentan terkena kanker paru-paru dibandingkan dengan laki-laki? Jumlah penderita kanker paru-paru setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan yang tajam. Sebagian besar penderitanya adalah perokok aktif. Dimana risiko menderita kanker paru-paru pada perokok aktif 13.6 kali lebih besar dibandingkan dengan non perokok.

    Namun kanker ini juga menyerang mereka yang perokok pasif lewat asap rokok yang dihembuskan oleh si perokok aktif saat membuang napas. Napas yang dihembuskan tersebut mengandung zat iritan, adiktif dan karsinogen yang menjadi penyebab kanker.
    Anak-anak yang lahir tahun 1985, diperkirakan sepertiganya akan pernah menderita kanker, dan kira-kira seperempatnya akan meninggal karena kanker. Kita semua memiliki keluarga atau teman yang mengidap kanker.
    Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir 90% penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat kanker. Namun sesungguhnya justru kanker paru-parulah yang paling mudah dicegah. Surver dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok.
    Penyebab utama
    Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar resiko untuk menderita kanker paru-paru.
    Hanya sebagian kecil kanker paru-paru (sekitar 10%-15% pada pria dan 5% pada wanita) yang disebabkan oleh zat yang ditemui atau terhirup di tempat bekerja. Bekerja dengan asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven arang bisa menyebabkan kanker paru-paru, meskipun biasanya hanya terjadi pada pekerja yang juga merokok.
    Peranan polusi udara sebagai penyebab kanker paru-paru masih belum jelas. Beberapa kasus terjadi karena adanya pemaparan oleh gas radon di rumah tangga.
    Kadang kanker paru (terutama adenokarsinoma dan karsinoma sel alveolar) terjadi pada orang yang paru-parunya telah memiliki jaringan parut karena penyakit paru-paru lainnya, seperti tuberkulosis dan fibrosis.
    Gejala
    Gejala paling umum yang ditemui pada penderita kanker paru adalah:
    1. Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat.
    2. Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak.
    3. Napas sesak dan pendek-pendek.
    4. Sakit kepala, nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.
    5. Kelelahan kronis
    6. Kehilangan selara makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
    7. Suara serak/parau.
    8. Pembengkakan di wajah atau leher.
    Gejala pada kanker paru umumnya tidak terlalu kentara, sehingga kebanyakan penderita kanker paru yang mencari bantuan medis telah berada dalam stadium lanjut. Kasusk-kasus stadium dini/ awal sering ditemukan tanpa sengaja ketika seseorang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
    Penyebab utama kanker paru adalah rokok. Dalam sebatang rokok mengandung zat iritan dan juga zat karsinogen yang secara langsung dapat mengubah karakteristik sel menjadi ganas dan menimbulkan kanker paru-paru.Sel kanker mudah menyebar ke tempat lain, karena dalam paru-paru banyak mengandung pembuluh darah dan pembuluh limfe (getah bening).
    Faktor Risiko

    Mereka yang berisiko terkena kanker paru-paru diantaranya :
    • Perokok : Semakin banyak dan sering mereka merokok maka semakin besar risiko kanker paru menyerang
    • Jenis Kelamin : Ternyata perempuan perokok lebih rentan terkena kanker paru-paru dibandingkan perokok laki-laki
    • Riwayat keluarga atau faktor keturunan
    • Terpapar gas radon, yaitu gas yang merupakan hasil pemecahan uranium di tanah, batu dan air
    • Terkena/terpapar asbestas, arsenik, khromium, nikel dan tar.
    Diagnosis dan pengobatan
    Beberapa prosedur yang dapat memudahkan diagnosa kanker paru antara lain adalah foto X-Ray, CT Scan Toraks, Biopsi Jarum Halus, Bronkoskopi, dan USG Abdomen.
    Pengobatan kanker paru dapat dilakukan dengan cara-cara seperti
    1. Pembedahan dengan membuang satu bagain dari paru - kadang melebihi dari tempat ditemukannya tumor dan membuang semua kelenjar getah bening yang terkena kanker.
    • Radioterapi atau radiasi dengan sinar-X berintensitas tinggi untuk membunuh sel kanker.
    • Kemoterapi
    • Meminum obat oral dengan efek samping tertentu yang bertujuan untuk memperpanjang harapan hidup penderita.
    Refensi
    1. ^ (id) Roche Indonesia: Kanker paru
    2. ^ (en) Ferlay J, Bray F, Pisani P and Parkin DM. GLOBOCAN 2002: Cancer Incidence, Mortality and Prevalence Worldwide. IARC CancerBase No. 5, Version 2.0, Lyon: IARC Press, 2004
    3. ^ Travis, WD, Travis LB, Devesa SS (January 1995). "Lung cancer". Cancer 75 (Suppl. 1): 191–202. DOI:<191::AID-CNCR2820751307>3.0.CO;2-Y 10.1002/1097-0142(19950101)75:1+<191::AID-CNCR2820751307>3.0.CO;2-Y.
    4. ^ Morandi, U, Casali C, Rossi G (2006). "Bronchial typical carcinoid tumors". Seminars in Thoracic and Cardiovascular Surgery 18 (3): 191–198. DOI:10.1053/j.semtcvs.2006.08.005.
    5. ^ Etienne-Mastroianni, B, Falchero L, Chalabreysse L et al. (December 2002). "Primary sarcomas of the lung: a clinicopathologic study of 12 cases". Lung Cancer 38 (3): 283–289. DOI:10.1016/S0169-5002(02)00303-3.
    6. ^ Bryant, A, Cerfolio RJ (July 2007). "Differences in epidemiology, histology, and survival between cigarette smokers and never-smokers who develop non-small cell lung cancer". Chest 132 (1): 198–192. DOI:10.1378/chest.07-0442.

    «
    Next
    Posting Lebih Baru
    »
    Previous
    Posting Lama

    Tidak ada komentar

    Leave a Reply